Tentang PKP & DFI

E-LEARNING PKP DFI

Sesuai PP No. 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan, pangan olahan produksi Industri Rumah Tangga yang akan diedarkan harus mendapatkan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dari Bupati/Walikota cq. Dinas Kesehatan Kab/Kota. Pedoman pemberian SPP-IRT ditetapkan oleh Kepala Badan POM RI.

Pada Peraturan Kepala Badan POM RI nomor HK.03.1.23.04.12.2205 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga, untuk mendapatkan SPP-IRT, maka IRTP terlebih dahulu harus mengikuti penyuluhan keamanan pangan yang diselenggarakan oleh Tenaga Penyuluh Keamanan Pangan (PKP) di Dinkes Kab/Kota. Untuk mendapatkan SPP-IRT, maka IRTP harus menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk IRTP (CPPB-IRT) dan dibuktikan dengan hasil pemeriksaan Sarana Produksi IRTP yang dilakukan oleh tenaga District Food Inspector (DFI) yang ada di Dinas Kesehatan Kab/Kota setempat.

Dalam rangka penyelenggaraan pemberian SPP-IRT, tenaga PKP dan DFI yang ditugaskan harus mempunyai kualifikasi dan kompetensi (qualified, competence and assignment personel) agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal dan professional. Kebutuhan akan pemenuhan jumlah ideal tenaga PKP dan DFI yang mempunyai kualifikasi dan kompetensi, serta penyelenggaraan pelatihan kompetensi yang kadang terkendala dana dan waktu, maka diperlukan terobosan baru dengan bobot substansi yang sama melalui peningkatan kompetensi berbasis web (e-learning) guna memenuhi tuntutan tersebut. Sistem ini didisain untuk mempermudah pembelajaran materi PKP dan DFI secara on line dan mandiri bagi calon peserta di seluruh Indonesia.

 

DEFINISI

  • Fasilitator/Penyuluh Keamanan Pangan (Tenaga PKP)

Adalah personil yang mempunyai kualifikasi fasilitator/penyuluh keamanan pangan yang mempunyai kompetensi sesuai dengan bidangnya dalam produksi pangan dan diberi tugas untuk melakukan fasilitasi/penyuluhan keamanan pangan dari organisasi yang kompeten.

  • Inspektur/Auditor/Asesor Keamanan Pangan (dalam hal ini disebut Tenaga DFI)

Adalah personil yang mempunyai kualifikasi inspektur/auditor/asesor keamanan pangan yang mempunyai kompetensi sesuai dengan bidangnya dalam produksi pangan dan diberi tugas untuk melakukan kegiatan inspeksi/audit/asesor dari organisasi yang kompeten.